Macam-Macam Obat Malaria

Ada beberapa obat-obatan untuk mencegah dan mengobati malaria, untuk memudahkan dikelompokan menjadi dua:
1. Obat Malaria untuk pencegahan
Obat malaria yang digunakan untuk pencegahan antara lain :

    Chloroquine
    Chloroquine
  • Chloroquine. Chloroquine dapat digunakan untuk mencegah infeksi P. falciparum dan P. vivax di daerah tujuan dimana parasit malaria belum dikonfirmasi resistensi terhadap chloroquine.




    Mefloquine
    Mefloquine
 Mefloquine. Mefloquine dapat digunakan untuk mencegah infeksi malaria, kecuali parasit malaria di daerah tujuan Anda resisten terhadap mefloquine. Jangan minum mefloquine jika Anda memiliki riwayat depresi atau penyakit jiwa lainnya, kejang, atau jenis masalah irama jantung tertentu.


    Doxycycline
    Doxycycline
Doxycycline. Doxycycline dapat digunakan jika Anda tidak dapat menggunakan mefloquine. Wanita yang sedang hamil dan anak di bawah usia 9 tahun tidak boleh minum obat ini.


      Primaquine
      Primaquine
      Primaquine. Primaquine digunakan untuk mencegah kekambuhan dari malaria P. vivax dan P. ovale. Namun sebelum minum primaquine, Anda harus diuji dulu untuk defisiensi dehidrogenase glukosa-6-fosfat.


        Malarone
        Malarone
      MalaroneMalarone adalah kombinasi dari dua obat antimalaria (atovaquone dan proguanil). Malarone digunakan untuk  mencegah malaria yang disebabkan oleh P. falciparum.




      2. Obat Malaria untuk pengobatan 
      • Chloroquine adalah obat paling efektif untuk mengobati infeksi malaria yang disebabkan oleh parasit P. ovale atau P. malariae. Untuk mencegah kekambuhan infeksi yang disebabkan oleh kedua parasit ini, terus minum chloroquine setelah Anda meninggalkan daerah dimana terdapat parasit tersebut. Chloroquine dapat juga digunakan untuk mengobati infeksi P. falciparum dan P. vivax pada daerah yang belum dikonfirmasi resisten terhadap chloroquine.
      • Coartem adalah kombinasi dari dua obat artemeter dan lumefantrine. Obat ini digunakan untuk mengobati malaria yang disebabkan oleh P. falciparum.
      Selain obat malaria di atas ada juga obat malaria untuk penyakit malaria yang resisten terhadap chloroquine, karena resisten parasit P. falciparum atau P. vivax maka pengobatannya dilakukan dengan minum obat lain. Obat-obat lain tersebut antara lain:
      • Malarone, yang merupakan kombinasi dari dua obat antimalaria (atovaquone dan proguanil). Malarone digunakan untuk mengobati malaria yang disebabkan oleh parasit P. falciparum yang resisten terhadap chloroquine.
      • Doxycycline, untuk infeksi yang disebabkan oleh P. falciparum dan P. vivax di Thailand dan Kenya.
      • Quinine dengan antibiotik seperti doxycycline, tetracycline, atau Clyndamycin untuk sebagian besar infeksi P. falciparum. Obat ini tidak boleh digunakan di Asia Tenggara, di mana efektivitas quinine menurun. Obat ini hanya agak efektif di Thailand.
      • Coartem, yang merupakan kombinasi dari dua obat artemeter dan lumefantrine. Coartem digunakan untuk mengobati malaria yang disebabkan oleh parasit Pfalciparum yang resisten terhadap chloroquine.
      Ada beberapa orang yang kembali kambuh penyakit malarianya, seperti menderita penyakit flu bertahun-tahun setelah terkena infeksi malaria pertama. Kambuhnya infeksi P. vivax atau P. ovale adalah yang paling umum dan dapat dicegah dengan minum primaquine.

      Selain obat malaria dari kedokteran di atas ada juga obat tradisional yang digunakan sebagai obat malaria, antara lain:
      1. Resep 1
      Daun pepaya diambil beberapa lembar dan direbus, air rebusan daun pepaya ini diminum sebagai obat malaria. Lakukan setiap hari sampai gejala sakit malaria sembuh.


      2. Resep 2
      - Bahan:
      Sambiloto ½ genggam
      Kulit batang pule 1 jari tangan
      Temu hitam sebesar telur ayam 1 biji

      - Cara meramu:
      Cuci semua bahan, potong kecil-kecil temu hitam dan kulit batang pule. Rebus semua bahan dalam 4 gelas air hingga tersisa sekitar 3 gelas.Angkat dan saring.

      - Aturan Pakai:
      Minum ramuan setelah makan selama 2 minggu berturut-turut dengan dosis sebagai berikut.
      Anak umr 6 – 8 tahun, 3 kali, sehari masing-masing  ¼ gelas
      Anak umur 9 – 12 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 1/3 gelas
      Dewasa, 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas

      3. Resep 3
      - Bahan:
      Batang brotowali 2 jari tangan
      Temulawak sebesar telur itik 1 biji
      Kulit batang pule 2 jari tangan

      - Cara meramu:
      Cuci semua bahan, potong kecil-kecil .Kemudian  rebus semua bahan dalam 4 gelas air hingga tersisa sekitar 3 gelas.Angkat dan saring.

      - Aturan Pakai:
       Minum ramuan setelah makan selama 2 minggu berturut-turut dengan dosis sebagai berikut.
      Anak umr 6 – 8 tahun, 3 kali, sehari masing-masing  ¼ gelas
      Anak umur 9 – 12 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 1/3 gelas
      Dewasa, 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas

      4. Resep 4
      - Bahan:
      Daun pepaya agak muda 1 lembar
      Meniran 3 batang
      Temu hitam 1 biji
      Lengkuas merah 1 jari tangan

      - Cara meramu:
      Cuci semua bahan, potong kecil-kecil daun pepaya serta meniran juga iris tipis temu hitam, lengkuas merah. Kemudian rebus semua bahan dengan 4 gelas air hingga tersisa sekitar 3 gelas. Angkat dan saring.

      - Aturan Pakai:
      Minum ramuan setelah makan selama 2 minggu berturut-turut dengan dosis sebagai berikut.
      Anak umr 6 – 8 tahun, 3 kali, sehari masing-masing  ¼ gelas
      Anak umur 9 – 12 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 1/3 gelas
      Dewasa, 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

      5. Resep 5
      Temulawak Ambil rimpang temulawak sebesar ¾ jari, cuci sampai bersih lalu tumbuk sampai hancur tambahkan air matang 2 sendok makan, aduk-aduk sampai rata, lalu saring ambil airnya, tambahkan madu 4 sendok makan aduk-aduk. Minum air ramuan alami tersebut 3 kali sehari dengan dosis sekali minum dua sendok makan, lakukan terapi tersebut dengan rutin sampai malaria yang anda derita sembuh.

      6.  Resep 6
      Daun pare Ambil daun pare yang cukup tua dan dalam keadaan segar sebanyak 1 genggam, cuci sampai bersih lalu tumbuk sampai lumat, seduh dengan air matang 1 cangkir, lalu tambahkan garam dapur secukupnya, aduk-aduk lalu saring ambil airnya, lalu minum air ramuan tersebut satu kali sehari satu gelas. Minum sebelum makan. 


      Semoga dengan resep kedokteran dan resep tradisional yang disajikan dalam blog Obat Malaria ini berguna untuk semua pembaca. Terima kasih.